PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN INCEST DARI PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI

Styella Fitriana Adiningrum, Dwi Hapsari Retnaningrum, Rani Hendriana

Abstract


Incest  adalah hubungan seksual di antara dua orang yang memiliki hubungan pertalian darah dan termasuk kekerasan seksual di ranah domestik, di mana perempuan kerap menjadi korban. Korban memiliki hak-hak yang harus dipenuhi guna menjamin perlindungan hukumnya. Unit PPA adalah unit yang bertugas untuk memberikan pelayanan dalam bentuk perlindungan terhadap perempuan dan anak sebagai korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum serta faktor penghambat dan pendukung perlindungan hukum terhadap perempuan korban Incest  di Unit PPA Bareskrim Polri. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan metode pendekatan kualitatif dan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Data kemudian diolah dengan menggunakan metode reduksi, display, dan kategorisasi data untuk selanjutnya disajikan dalam bentuk teks naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya perlindungan hukum korban memiliki hak meliputi pendampingan hukum, tindakan khusus, dan tempat tinggal sementara. Faktor yang menghambat perlindungan hukum dari aspek substansi hukum adalah belum adanya pengaturan khusus mengenai Incest, dari aspek struktur hukum yakni ketidakseimbangan sumber daya manusia dan pelatihan yang belum menyeluruh, dan dari aspek kultur hukum adalah stigma masyarakat terhadap korban dan ketakutan korban untuk melapor. Faktor yang mendukung perlindungan hukum dari aspek substansi hukum adalah peraturan yang ada sudah menjamin hak-hak korban, dari aspek struktur hukum adalah adanya kerjasama antara Unit PPA dengan pihak terkait, serta dari aspek kultur hukum adalah meningkatnya edukasi di masyarakat tentang bahaya Incest .

Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Perempuan, Korban, Incest , Viktimologi


Full Text:


PDF View

References


Angkasa. (2020). Viktimologi. Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Ansori, Lutfi. (2017). Reformasi Penegakan Hukum Progresif. Jurnal Yuridis. Vol. 04. No. 2.

Arif, Barda Nawawi. (2007). Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Kencana.

Pratiwi, Mutia Rahmi & Dzuha Hening. (2021). Konten Media Edukasi Anak Berbasis Self Concept Theory. Ekspresi dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi. Vol. 4. No. 2.

Rahardjo, Satjipto. (2020). Ilmu Hukum. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Retnaningrum, Dwi Hapsari. (2009). Incest Sebagai Bentuk Manifestasi Kekerasan Terhadap Perempuan. Jurnal Dinamika Hukum. Vol. 9, No. 1.

Warassih, Esmi. (2010). Pranata Hukum Sebuah Telaah Sosiologis. Semarang: PT Suryandaru Utama.




DOI: https://doi.org/10.20884/1.slr.2022.4.2.192

Article Metrics

Abstract view : 573 times
PDF - 483 times

Article Metrics

Abstract view : 573 times
PDF - 483 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


      SOEDIRMAN LAW REVIEW indexed by :

       

 

Redaksi Soedirman Law Review
Gedung Yustisia 1
Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman
Jl. Prof. H.R. Boenyamin No. 708 Grendeng, Purwokerto Utara, Banyumas, Telp. 0281 - 638339
E-mail : soedirmanlawreview@gmail.com

     

     Jurnal Soedirman Law Review by Fakulty of Law, Jenderal Soedirman University is licensed under Attribution 4.0 International